Belum terasa betul lamanya, dengan mudah hati ini mengobral. Astaga, beginikah hukuman dari dosa masa lalu?Aku boleh bangga dengan rekor yang bagus, aku boleh bangga dengan keberhasilan yang sempurna, tapi ketika si “gagal” datang untuk yang pertama kali. Hati perih bagai tercabik (ini lebay). Tapi satu hal, Ketulusan selalu ada di setiap action, ketulusan selalu ada di setiap serangan. Tak pernah sedikitpun bercanda..
Seorang bijak (dia yang menjadi penyemangat setiap nafasku), berkata:“Ini peringatan, sekali biarlah merasakan jatuh. Semoga terhindar dari sifat takabur dan sombong”.
Sedikit merenung, ternyata benar juga apa yang beliau katakan.Hati ini mulai keras, sudah saatnya kembali pada track yang benar..
Dan pernyataan ini kembali berlaku:''Seorang yang special akan bersanding dengan yang special pula''.
''Semoga cinta yang benar akan memiliki kisah yang indah''.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar